Biak – Bupati Kabupaten Biak Numfor, Bapak Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd. meminta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Kabupaten Biak Numfor untuk tidak menyebarkan berita hoaks tentang rasisme terhadap mahasiswa Papua di media sosial karena mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat setempat dalam Kuliah Umum yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Biak-Papua.

“Ketiak seorang mahasiswa ikut menyebarkan informasi tidak benar, hoaks, maka ia dapat terkena sanksi hukuman pelanggaran Undan-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Transaksi Elektronik (ITE), ya pelakunya dapat dipidana hukum penjara,” ungkap Bupati Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd. saat dialog dan kuliah umum dengan 125 mahasiswa gabungan perguruan tinggi swasta di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Biak-Papua, pada hari sabtu tanggal 07 September 2019

Ia mengingatkan, mahasiswa pengguna media sosial harus lebih bijaksana saat menggunggah informasi menyangkut rasisme mahasiswa agar tidak memicu anarkistis di Kabupaten Biak Numfor

Bupati Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd. mengatakan, mahasiswa mempunyai kewajiban untuk belajar sesuai dengan program studi agar menjadi sumber daya manusia orang asli Papua yang unggul, berjiwa Pancasila serta mampu mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika.

“Sebagai Bupati saya tidak alergi dikritik mahasiswa tetapi dalam menyampaiakan aspirasi harus beretika sesuai dengan data serta tidak menyebarkan kebencian kepada seseorang melalui media sosial,” ungkap Bupat Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd. didampingi Ketua STIH Biak-Papua Bapak Dr. Muslim Lobubun, S.H., M.H., dan Wakil Ketua I Bidang Akademik & Kemahasiswaan Kasim Abdul Hamid, S.Hi., M.H.

Ia mengatakan, saat ini situasi Biak aman dan kondusif. Untuk itu ia meminta mahasiswa ikut menjaganya sehingga dapat menunjang kelancaran pelayanan program kerja pemerintah sesuai dengan agenda pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua STIH Biak-Papua Dr. Muslim Lobubun, S.H., M.H. memberikan apresiasi dialog Bupati Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd., dengan mahasiswa berbagai perguruan tinggi sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan masukkan aspirasi dari kaum intelektual mahasiswa.

“Saya nilai materi ceramah Bupati mengangkat tema pengembangan komitmen dalam melaksanakan nilai-nilai kebhinekaan bagi insan mahasiswa yang dibingkai nilai Pancasila sangat kontekstual dengan kondisi saat ini di Papua dan Papua Barat,” kata Dr. Muslim Lobubun, S.H., M.H.

Selepas kegiatan Kuliah Umum dan Dialog tidak lupa Bupati juga memberikan bantuan berupa buku bahan belajar kuliah mahasiswa yang diserahkan langsung kepada Ketua STIH Biak-Papua Dr. Muslim Lobubun, S.H., M.H.

sumber: https://www.antaranews.com/berita/1050106/bupati-biak-minta-mahasiswa-tidak-sebarkan-berita-hoaks

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *